Pada hari ini, Tuan Puan telah menyampaikan pesan ke ibu saya dan aku ketika kami bersama-sama di biliknya. Dia telah berkata kepadaku,
Doakanlah untuk anak-anak ku yang imam. Doakan banyak bagi mereka pada hari ini. Aku memberkati mereka: Dalam Nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin. Nanti jumpa!
Kemudian Tuan Puan berkata kepada ibu saya:
Aku sangat sedih tentang imam-imam kerana mereka tidak mengambil pesan-pesan ku dengan serius. Imam sepatutnya menjadi contoh yang baik bagi orang ramai dan mereka tidak memberikan itu. Oleh itu, aku juga sangat sedih.
Tetapi adakah semua? - Aku bertanya.
Hanya sedikit yang menjadi contoh baik. Terima kasih atas perhatian anda. Aku memberkati kamu lagi: Dalam Nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin. Aku mahu pesan ini dibaca kepada imam-imam.
Tuangkanlah berkat dan anugerahmu ke atas imam-imam dan minta Jesus bagi mereka!
Saya lakukan ini setiap hari, tetapi mereka tidak mau taat padaku. Saya tuangkan berkatku pada semua orang. Anda telah dipilih untuk menyebarkan pesan-pesanku kepada semua orang. Semua orang harus taat kepada para imam, tetapi mereka juga harus taat dan menghormati pesan-pesan ku. Pesan-pesanku bukanlah lelucon. Aku datang dari Surga untuk memimpinmu, untuk menyerukanmu berdoa agar menderita manusia berhenti, untuk perdamaian bagi semua orang di seluruh dunia. Ini adalah sebab aku hidup bersama kamu. Ada banyak penderitaan di seluruh dunia. Bangun! Berteriak! Sebarkan dan hidupkan pesan-pesanku. Tidakkah kamu sudah mengerti apa yang ku lakukan di tengah-tengahmu? Kamu harus mengambil serius apa yang kuberitahu. Percayalah, aku juga menderita banyak untuk ini: sedikit orang yang memahami aku, yang taat padaku, dan itu juga sebab penderitaanku bersama kamu sangat besar. Doakanlah banyak, anak-anak kecil ku, bagi semua orang yang tidak percaya pada apa yang kuberitahu kepada kamu. Aku hanya ingin kamu doakan banyak supaya kamu tidak menderita terlalu banyak. Ini adalah segala yang aku inginkan dari kamu. Terima kasih atas perhatianmu. Aku berikan berkat ku sebagai seorang Ibu yang sangat peduli: dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin. Berdiamlah dalam damai ku dan damai Anak ku Yesus Kristus, amin!
Di sini, Tuan Puan merujuk kepada penampakan-Nya, kerana pergaulan-Nya dengan aku, ibu saya dan keluargaku adalah sehari-hari. Dan Dia ingin menunjukkan kami bagaimana seorang Ibu mengurus setiap rumah tangga, dengan banyak cinta dan kasih sayang.