Petang ini, Perawan Maria muncul berpakaian putih sepenuhnya. Bahkan selendang yang meliputi Dia juga berwarna putih dan dihiasi dengan kilauan bintang-bintang. Selendang yang sama menutupi kepalanya. Di atas kepala-Nya, Ibu memakai mahkota dari dua belas bintang bersinar. Tangannya terlipat dalam doa, dan di tangan-Nya Dia pegang tasbih panjang, putih seperti cahaya, yang hampir sampai ke kaki-Nya. Kaki-Nya telanjang dan berdiri di atas dunia. Dunia itu diliputi oleh awan kelabu besar. Di sebelah kanan Ibu berdiri Saint Michael the Archangel, seolah-olah seorang pemimpin agung. Dia memegang tombak dalam tangan dan menunjuknya ke tanah. Wajah Perawan Maria sangat sedih
SEGALA PUJI BAGINDA YESUS KRISTUS.
Anak-anak, saya mencintaimu, saya mencintaimu dengan sepenuh hati. Malam ini juga, dengan cinta yang besar, saya menundukkan diri ke atas setiap satu dari kalian. Saya mengumpulkan semua penderitaanmu dan mempersembahkan mereka kepada Hati Anakku Yesus, Penyelamat tunggal dunia
Anak-anak, doakan untuk perdamaian; biarlah damai turun ke atas seluruh bangsa di bumi. Pada saat ini, Ibu menundukkan kepala dan berhenti selama waktu diam yang lama. Kemudian Dia melanjutkan berbicara
Anak-anak, dunia ini semakin diliputi oleh keburukan dan dosa. Doakan untuk pertobatan umat manusia, yang semakin jauh dari Allah. Banyak orang akan mengingkari Allah dan berpaling daripada kebenaran
Anak-anak sayang, doakan dengan gigih bagi Gereja, Gereja ku sayang — bukan hanya bagi Gereja Universal, tetapi juga untuk Gereja Tempatan. Doakan bagi Uskup Agung Kristus; doakan bagi semua anak-anak ku yang dicintai dan kegemaran, supaya mereka tidak lelah melayani Tuhan dengan hati yang suci.
Anak-anak, jangan putus asa pada masa ini ujian. Siap sedia dan teguh dalam iman; percaya kepada Allah dalam segala perbuatan kamu. Dia adalah Bapa, dan tiada seorangpun mencintai kamu lebih daripada Dia.
Pada titik ini, Perawan Maria menunjuk ke dunia di bawah kaki-Nya. Dunia itu, perlahan-lahan, terang. Kemudian Ibu berkata kepadaku: “Lihatlah, anakku, kuasa doa. Alas, jika semua orang berdoa, damai akan berlaku. Tetapi sayangnya, dalam dunia ini masih banyak yang meletakkan diri mereka di tempat Allah, lupa bahawa Raja dan Tuan satu-satunya adalah Anak Ku Yesus.”
Anak-anak, doakan bagi keluarga. Bentuk kumpulan doa di rumah-rumah dan gereja-gereja kamu. Jadikan rumah-rumah kamu sebagai gereja kecil rumah tangga.
Anak-anak, jangan takut; kamu tidak sendirian. Doakan bagi tempat doa ini yang ku sayang dan rawatkannya. Doakan, doakan, doakan.
Dengan nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Amin.
Sumber: ➥ MadonnaDiZaro.org