Tuan Putri datang sebagai Pelarian Cinta Suci. Dia berkata: "Segala puji bagi Yesus. Malaikatku, hari ini Aku mengundangmu untuk melihat bahwa Kebenaran memisahkan baik dari jahat. Ini adalah inti Pesan Cinta Suci. Tidak seorangpun dapat masuk ke dalam Api Hatiku kecuali dia bersedia menyerahkan jiwanya kepada anugerah saat ini dan meninggalkan keburukan."
"Lebih lanjut, silakan pahami bahwa Anak Ku yang Kaseh menyelamatkan dunia bukan karena Dia menderita dan mati tetapi karena Dia menerima Salib-Nya dan menyerah padanya. Banyak orang, hati ku sayang, tetap berada di Kebun Getsemani, mengalami pengalaman penderitaan yang sama berulang kali, karena mereka menolak menyerah dan menerima salib-salib yang diberikan Allah kepada mereka."
"Dalam perbuatan sombong ini mereka menolak Kehendak Allah untuk mereka. Tidak ada orang tanpa salib. Setiap salib memiliki tujuan. Setiap salib membawa anugerah khusus dengan dirinya."
"Allah tidak meninggalkan mereka yang menderita demi-Nya dalam kemurahan hati. Sombong tidak memahami kemurahan hati atau salib. Datangku kepada kamu adalah untuk membantumu dalam pengujian-mu melalui Pelarian Suci Hatiku. Ini adalah jam Kebenaran, jam banyak anugerah, jam pengujian bagi jiwa-jiwa. Percayalah."